Cara Klaim Asuransi Mobil Korban Banjir – optimafast

Posted on

Untuk owner kendaraan roda 4, asuransi mobil ialah perlindungan yang harus dipunyai buat melindungi dompet. Bila terjalin perihal tidak terduga yang menimbulkan mobil rusak ataupun baret, lumayan klaim asuransi mobil, serta mobil juga telah kembali semacam baru. Ini pula berlaku kala banjir menyerang.

Di sebagian daerah di Indonesia, banjir bagai tamu langganan yang teratur terjalin tiap tahunnya. Tetapi sayang, sekalipun telah bukan perihal yang baru, banjir senantiasa saja memunculkan kerugian, baik secara modul ataupun non- materi. Salah satunya merupakan rusaknya kendaraan kesayangan sebab terendam banjir.

Bayangkan, berapa duit yang wajib terbuang buat bayaran revisi. Belum lagi, bayaran transportasi pengganti bila mobil menginap di bengkel. Sesungguhnya, terdapat metode supaya resiko ini tidak butuh ditanggung sendiri, ialah dengan mempunyai asuransi kendaraan yang dapat klaim asuransi mobil korban banjir.

Asuransi banjir pada mobil biasanya ialah pertanggungan ekspansi ataupun jaminan bonus. Walaupun begitu, sebagian industri asuransi sudah menyertakan proteksi terhadap resiko banjir pada paket produknya. Misalnya, asuransi mobil Otomate dari ACA( Asuransi Central Asia).

Memahami asuransi mobil buat musibah banjir

Secara universal, ada 2 tipe proteksi asuransi mobil, ialah asuransi mobil total loss only( TLO) serta asuransi mobil all risk.

Semacam namanya, asuransi TLO cuma membagikan pertanggungan bila terjalin kehancuran total. Maksudnya, nasabah cuma dapat melaksanakan klaim asuransi bila kehancuran mobil di atas 75 persen, sehingga mobil tidak dapat digunakan lagi. Asuransi TLO pula berlaku buat resiko kehabisan sebab pencurian ataupun perampasan.

Dengan prinsip tersebut, jelas kalau asuransi TLO tidak sediakan proteksi terhadap resiko musibah banjir. Sedangkan, asuransi mobil all risk ataupun komprehensif menawarkan proteksi yang lebih merata. Mulai dari body baret sebab tersenggol kendaraan lain, sampai kehancuran total akibat musibah.

Apakah asuransi mobil all risk membagikan proteksi terhadap banjir? Jawabannya, belum pasti.

Semacam yang sudah dikatakan di atas, kalau jaminan resiko banjir ialah khasiat proteksi bonus. Oleh karena itu, kalian butuh melaksanakan ekspansi jaminan supaya bisa mengajukan klaim dikala banjir menyerang.

Kemudian, jika telah memiliki asuransi mobil buat banjir, apakah boleh berpikir semacam ini:

“ Aku telah mengantongi asuransi mobil dengan khasiat proteksi terhadap banjir, jadi aku dapat dengan tenang menerjang banjir”

Statment tersebut jelas salah! Karena, sekalipun memiliki asuransi mobil dengan proteksi terhadap banjir, bukan berarti nasabah jadi leluasa berlagak ceroboh. Bila dengan terencana melaksanakan aksi yang merangsang kehancuran pada kendaraan, khasiat yang dipunyai dapat gugur alias risikonya senantiasa ditanggung sendiri.

Metode klaim asuransi mobil kena banjir

Ingat, industri asuransi memiliki ketetapan terpaut tipe proteksi yang terdapat pada produk asuransi yang ditawarkan. Tercantum, proteksi terhadap resiko banjir pada asuransi mobil. Ketetapan ini bisa berbentuk optimal waktu pelaporan sampai tindakan- tindakan yang bisa menggugurkan pertanggungan.

Tidak butuh takut, seluruh ketentuan ataupun ketetapan asuransi sudah tercantum pada polis. Oleh karena itu, berarti buat menguasai isi polis supaya tidak melaksanakan hal- hal yang merugikan. Misalnya, terlambat mengajukan klaim sehingga pengajuan tidak diterima.

Bila telah percaya kalau resiko yang dirasakan tercantum dalam pertanggungan asuransi yang dipunyai, berikut ini prosedur standar klaim asuransi mobil kena banjir.

1. Amankan diri serta kendaraan

Dikala banjir terjalin, lekas amankan diri terlebih dahulu, baru cek keadaan kendaraan. Putus sumber kelistrikan, tercantum membebaskan kabel pada aki buat menghindari terbentuknya korsleting. Jangan menghidupkan mesin mobil bila telah terendam air. Bila butuh, mintalah dorongan evakuasi buat menjauhi kehancuran pada mesin.

Bila telah nyaman, ambillah gambar serta video mobil sebanyak bisa jadi bagaikan fakta yang bisa memudahkan pencairan klaim

2. Mendatangi pihak asuransi terkait

Lekas laporkan kejadian yang terjalin ke call center ataupun kantor perwakilan asuransi terdekat. Kalian pula dapat mendatangi web asuransi terpaut bila ada layanan pelaporan klaim secara online. Informasikan secara jelas kepada pihak asuransi terpaut keadaan mobil serta banjir yang dirasakan.

3. Siapkan dokumen persyaratan

Biasanya, kalian hendak dimohon mempersiapkan kopian polis, mengisi formulir LKKB( laporan kerugian kendaraan bermotor), kopian SIM, kopian KTP, kopian STNK, dan dokumen yang lain. Lengkapi seluruh dokumen yang dimohon bila tidak ingin pengajuan klaim ditolak.

Pemicu klaim asuransi mobil ditolak

Pengajuan klaim asuransi mobil sesungguhnya tidak susah, tetapi bukan berarti leluasa penolakan. Sebagian perihal di dasar inilah yang kerap jadi pemicu khasiat proteksi yang diincar jadi kandas didapatkan.

1. Tidak lapor dikala modifikasi mobil

Bila mau meningkatkan aksesori ataupun memodifikasi mobil, jangan kurang ingat buat lapor terlebih dahulu kepada industri asuransi terpaut.

Yakinkan modifikasi yang di idamkan diperbolehkan serta tidak menggugurkan khasiat proteksi. Bisa jadi pula ada akumulasi bayaran premi sebab terdapatnya akumulasi nilai NSA( non standard accessories).

2. Pengemudi melaksanakan pelanggaran hukum

Jangan harap pengajuan klaim diterima bila musibah terjalin sebab menerobos lampu kemudian lintas ataupun mengemudi secara ugal- ugalan. Karena, industri asuransi tidak hendak menanggung kerugian yang diakibatkan oleh aksi pelanggaran hukum.

3. Kehancuran akibat disengaja

Telah ketahui genangan air lumayan besar, tetapi senantiasa memforsir menerjang banjir hingga mesin mobil mati ataupun dengan terencana menabrakkan mobil ke kendaraan lain. Bila begitu, pengajuan klaim tentu tidak bakal diterima.

4. Dokumen klaim tidak lengkap

Saat sebelum mengajukan klaim, yakinkan dokumen- dokumen yang diperlukan sudah lengkap. Mulai dari kopian polis asuransi, kopian SIM serta STNK, sampai pesan penjelasan polisi bila dibutuhkan.

5. Polis lagi tidak aktif

Polis asuransi lagi terletak dalam masa tidak aktif ataupun lapse. Keadaan ini dapat diakibatkan sebab nasabah tidak membayar premi asuransi sampai melewati masa tenggang.

6. Klaim dicoba melebihi batasan waktu yang ditetapkan

Jangan menunda pengajuan klaim asuransi mobil, sebab industri asuransi sudah mematok optimal waktu pelaporan klaim, mulai dari 3- 5 hari sehabis peristiwa. Cek ketetapan ini pada polis asuransi supaya tidak terlambat mengajukan klaim.

7. Klaim tidak tercakup dalam klausul

Cek di polis asuransi buat membenarkan apakah kejadian yang dirasakan tercantum dalam pertanggungan. Paling utama bila resiko yang dirasakan bukan proteksi dasar alias jaminan ekspansi, semacam proteksi terhadap banjir.

Bila asuransi mobil milikmu tidak memiliki ekspansi resiko banjir, kalian dapat lekas menghubungi pihak asuransi terpaut buat memohon bonus ekspansi tersebut. Butuh diingat sebab sifatnya akumulasi, hingga pasti terdapat bayaran bonus yang hendak dikenakan pula.

Tetapi, dibanding dengan bayaran revisi ataupun kerugian finansial yang ditanggung tanpa proteksi asuransi, bayaran premi asuransi dengan proteksi resiko banjir senantiasa terhitung lebih hemat.

Yakinkan kalian menguasai isi polis asuransi yang dibeli, paling utama terpaut khasiat proteksi, pengecualian, dan metode klaim asuransi. Pada dasarnya, tidak susah mengurus klaim asuransi asal menjajaki prosedur yang berlaku dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *